Pengorbanan Bobotoh Harus Dijadikan Motivasi Pemain Persib

Berita¬†Persib Bandung –¬†Persib Bandung, menjadi magnet yang begitu kuat untuk bobotoh. Bobotoh akan melakukan apapun demi tim jagoannya tersebut. Hal itu sudah terbukti adalah saat babak semifinal dan final ISL di Stadion Jaka Baring Palembang tahun 2014 silam. Mereka rela menjual barang-barang kesayangannya, hanya untuk mengawal Maung Bandung di kota Pempek.

Itu mungkin hanya sebagian kecil yang dilakukan bobotoh. Banyak hal-hal besar yang sudah dilakukan bobotoh untuk membela nama baik Persib. Bisa dikatakan : gelut demi Persib mereka rela. Sepulangnnya dari Palembang saat itu, bobotoh menaruhkan nyawa kala dihadang orang-orang tak bertanggung jawab.

Salah seorang mantan pemain Persib era 1990an, Yudi Guntara, kehadiran bobotoh benar-benar harus dipikirkan oleh pemain Persib. Yudi menilai, pemain ke-12 Maung Bandung ini sudah banyak memberikan pengorbanan.

Yudi menceritakan apa yang dilakukannya para pemain Persib jaman dulu untuk memberikan kebahagiaan kepada suporternya.

“Kalau saya pribadi , dulu status sebagai pemain Persib, saya selalu berusaha untuk main tampil atau bagus, penuh motivasi, dengan seperti itu otomatis kita tim Persib pasti bagus, karena dulu kita sudah punya modal ‘Kekompakan tim’,” ujar pemain yang akrab dengan nomor punggung 5 membuka sesi wawancara dengan bobotohID belum lama ini.

“Kehadiran Bobotoh ke lapangan itu harus menjadi pemikiran setiap pemain, artinya Bobotoh sangat peduli sama pemain Persib, istilahnya banyak berkorban demi Persib, kehadiran bobotoh sehingga menjadi motivasi luar biasa dilapangan,” paparnya.

Yudi juga menganggap wajar dengan apa yang dilakukan bobotoh kepada Persib. Seperti kita tahu, bobotoh kerap memberikan kritikan pedas jika Persib kalah atau bermain jelak. Tapi, sanjungan setinggi langit akan diberikan jika Persib tampil cantik dan menang.

“Kalau kata saya wajar Bobotoh punya sikap seperti sekarang ini. Karena mungkin saking cintanya ke Persib,” ujar Yudi.

“Dulu juga kita pernah merasakan kalau kita kalah atau main jelek pelampiasannya kita di teriakin pake bahasa kebun binatang. Pot di jalan Asia Afrika di ancur-ancurin. Begitulah,” tukas Yudi mengenang. (bobotoh.id)

BAGIKAN