Persiba Balikpapan Naikan Harga Tiket, Ini Reaksi Suporter

Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persiba Balikpapan sepakat menaikkan harga tiket laga kandang. Mulai pertandingan Minggu (1/10) saat Persiba menjamu Persib Bandung, harga tiket naik Rp 10 ribu.

Artinya, untuk tribune barat dan Timur yang sebelumnya dibanderol Rp 50 ribu menjadi Rp 60 ribu. Sementara tribune utara dan selatan dari Rp 30 ribu menjadi Rp 40 ribu.

Sekretaris Persiba Irvan Taufiq mengatakan, kenaikan harga tiket tersebut bukan dikarenakan panitia ingin meraup untung besar. Tapi, seiring peningkatan jumlah penonton.

Seperti diketahui, pada pertandingan kandang perdana di stadion yang diklaim mirip Emirates Stadium, markas Arsenal, penonton yang hadir 10.126. Di pertandingan kedua meningkat lebih 50 persen menjadi 15.427 penonton.

Irvan beralasan, kenaikan harga tersebut juga menyesuaikan rencana Panpel. Mengubah tiket manual ke barcode. Perubahan ini dilakukan untuk mengantisipasi oknum yang berencana buruk yakni melakukan pemalsuan tiket.

“Memang sampai saat ini kami belum menemukan adanya pemalsuan tiket. Tapi tidak ada salahnya jika kami mengantisipasi lebih awal,” ujar Irvan seperti dilansir Kaltim Post (Jawa Pos Group).

Kenaikan Rp 10 ribu, lanjut Irvan, untuk biaya operasional mesin barcode. “Kalau nanti ada tiket yang code-nya tidak terbaca, sudah pasti itu palsu. Makanya, kami mengimbau kepada penonton untuk membeli tiket di outlet-outlet yang disediakan,” imbuh Irvan.

Penonton pun tidak perlu lagi antre panjang untuk membeli tiket. Sebab, setelah menggunakan barcode, bisa dibeli secara online lewatwww.loket.com/persibabalikpapan. “Tiket juga bisa dibeli satu hari sebelum pertandingan. Yakni, di Kantor PT Anugerah Jaya Group, Jalan Ahmad Yani,” terangnya.

Terpisah, Ketua Balikpapan Suporter Fanatik (Balistik), Hendrik Jadmiko mengaku tidak keberatan dengan kenaikan tersebut. Dan, memastikan tetap membeli tiket untuk masuk stadion. Balistik sadar, pemasukan dari tiket salah satu sumber dana untuk menghidupi tim.

“Dari dahulu sampai sekarang, kami tidak masalah dengan tiket. Biar naik, kami tetap beli. No ticket, no party,” ungkap Dalbo, sapaan akrabnya.

BAGIKAN