Ingin Lolos ke Piala Dunia U-20, Ini Yang Diharapkan Indra Sjafri

Tim nasional Indonesia U-19 diberikan target berat untuk lolos ke Piala Dunia U-20. Untuk mencapai hal itu, Garuda Nusantara minimal harus lolos hingga semifinal Piala Asia U-18 2018.

Beruntung target berat dibilang sedikit diuntungkan karena Indonesia ditunjuk oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebagai tuan rumah ajang empat tahunan itu.

Hal itu membuat Timnas U-19 otomatis lolos ke putaran final. Praktis mereka dapat dukungan langsung dari suporter yang pastinya jadi nilai lebih. Tapi sekali lagi tugas mewujudkan hal itu buka seperti mengembalikan telapak tangan kerja butuh kerja keras tentunya.

Awal langkah ke Piala Dunia U-20 2019 Korea Selatan dimulai dari ajang Kualifikasi Piala Asia U-19. Meski tuan rumah, mereka tetap akan berlaga di kualifikasi Piala Asia U-19 yang tergabung di Grup F pada 31 Oktober-8 November mendatang di Korea Selatan.

Kualifikasi sendiri akan dijadikan Indra sebagai tolak ukur mereka sejauh mana mereka mengikuti turnamen ini. Mereka sudah ditunggu Korea Selatan, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.

“Ya banyak yang kami evaluasi, mulai dari hal teknis hingga non-teknis. Seperti contohnya adalah soal sport science dimana kami antisipasi beberapa pemain kita yang sempat sakit. Tak hanya itu kita juga nanti adaptasi cuaca di Malang setelah melakukan persiapan pelatnas di Yogyakarta,” ujar Indra Sjafri.

Beruntung dalam mewujudkan ambisinya pihaknya diberikan 100 persen support dari PSSI. Baik dari training center hingga lawan uji coba berkualitas telah diberikan organisasi tertinggi sepakbola Indonesia tersebut.

“Sekali lagi yang kita rancangkan sangat disupport oleh PSSI. Tidak ada kendala apa pun dari sana,” tambahnya.

Namun mantan pelatih Bali United berharap dukungan tidak hanya datang dari PSSI saja mengingat target ke Piala Dunia U-20 bukan target sembarangan yang bisa dengan mudah dicapai Indonesia meski status Garuda Nusantara sebagai tuan rumah.

“Target itu harus diusahakan, dan yang mengusahakannya bukan hanya kami, tapi negara punya target, masyarakat Indonesia pun memiliki target. Jadi kalau memang Indonesia ingin ke Piala Dunia, semua harus mendukung, sampai media pun harus memberikan dukungan. Ini harus dilakukan bersama-sama,” tutupnya.