Ini Alasan Persipura Keok di Kandang Menurut Eks Striker Arema

Marthen Tao

Kekalahan Persipura Jayapura dari Madura United pada hari Minggu (1/10) lalu membuat eks striker Arema turut buka suara. Maklum saja, dia merupakan mantan pesepak bola asli dari Papua, tepatnya Sorong. Dia adalah Marthen Tao.

Marthen yang saat ini menjadi pelatih Papua Brothers FC jelas peduli dengan klub kebanggaan Papua, Persipura. Kekalahan dari MU dinilainya membuat kans juara Persipura menjadi berat.

Untuk tetap bisa menghidupkan peluang, Marthen meminta Mutiara Hitam bisa memenangi semua laga sisa. Ya, 7 laga sisa wajib dimenangkan dan setiap laga merupakan final.

Marthen juga berharap Persipura bisa membenahi penyelesaian akhir agar kemenangan bisa diraih. “Saya pikir kemenangan Madura United kemarin lewat gol Dane Milovanovic hanya faktor keberuntungan. Pemain Persipura sudah tampil baik namun yang menjadi kendala hanya finishing atau penyelesaian akhir untuk mencetak gol,” sebut Marthen seperti dilansir Radar Sorong (Jawa Pos Group).

Permainan Persipura secara keseluruhan menurut mantan striker Arema dan Persiram Raja Ampat itu, sudah cukup baik. Kendati demikian, dia berharap pelatih harus lebih memperhatikan kondisi pertandingan agar sewaktu-waktu bisa merubah penampilan pemain saat tengah bertanding.

Saat menjamu Madura United, Persipura dinilainya terlalu fokus memaksimalkan pengusaan bola di lapangan tengah. Sehingga posisi penyerang yang ditempati Boaz Solossa dan Ferry Pahabol, mudah diadang pemain belakang Madura United.

Untuk bisa mengejar puncak klasemen, Persipura harus mengevaluasi permainan dan harus tampil maksimal untuk bisa memenangi 7 laga sisa. “Dikalahkan tamu di kandang sendiri sangat memalukan, namun Persipura harus kembali bangkit dan sapu bersih untuk menangi laga sisa agar bisa merebut puncak klasemen,” pungkasnya.

BAGIKAN