Para Pemain Bali United Bantu Pengungsi Gunung Agung

bali united bantu pengungsi gunung agung.jpg
bali united bantu pengungsi gunung agung.jpg

Seluruh pemain, pelatih dan official Bali United, mendatangi pos pengungsian bencana Gunung Agung di GOR Swecapura, Klungkung, Senin (2/10/2017). Kedatangan mereka selain menyalurkan bantuan juga memberikan hiburan kepada para pengungsi.

Di lokasi para pemain Bali United seperti Marcos Flores dan Nick van der Velden nampak antusias bermain bersama anak-anak pengungsi tersebut. Nick bersama Marcos mengajak anak-anak itu bermain game sederhana. Keceriaan nampak terlihat dari wajah lugu anak-anak tersebut.‎

Tak hanya menghibur dan memberikan bantuan, nampak beberapa pemain Bali United membagikan langsung merchandise kepada para pengungsi.

Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro mengaku apa yang dilakukan timnya merupakan bentuk kepedulian. Ia berharap bencana Gunung Agung segera berakhir dan tak terjadi apapun. ‎

“Ini bentuk kepedulian kami. Saya berharap tidak terjadi apapun, bencana ini cepat selesai. Semoga kesehatan pengungsi tetap terjaga dan sabar serta tabah menghadapi cobaan ini,” harap Widodo, Senin (2/10/2017).

Widodo merasakan kesedihan pengungsi meninggalkan desa dan mata pencarian mereka. Namun, sebagai manusia kita tidak bisa melawan kehendak alam. ‎”Kita tahu semua pasti sedih meninggalkan rumah, meninggalkan pekerjaan. Tapi kita tidak bisa melawan alam,” katanya.

Sementara itu, pelatih Bali United lainnya I Made Pasek Wijaya mengaku trenyuh saat berbincang dengan para pengungsi. Kegundahannya bertambah saat mengetahui hewan ternak dari sebagian pengungsi itu dimanfaatkan oleh calo yang membeli hewan ternak mereka dengan harga sangat murah.

“Saya sebagai masyarkat Bali khususnya warga Karangasem. Tapi rumah tidak termasuk yang berdampak Gunung Agung. Saya turut prihatin dan mendoakan semoga musibah ini sewa berakhir, masyarakat bisa sewa kembali ke rumah masing-masing. Satu lagi untuk pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari kesulitan warga yang mengungsi semoga segala tersadarkan. Jangan lah itu membeli hewan termahal dengan harga sangat murah, ujar mantan pemain Persegi Gianyar itu.

Pada kesempatan itu, skuat Bali United menyerahkan bantuan berupa pampers 20 dus, perlengkapan bayi, mie instan 100 dus, air mineral 150 dus, susu kemasan 100 dus, beras 750 kilogram, 2 lembar karpet berukuran 160×80 sentimeter, kain 100 lembar dan 20 buah bola.

BAGIKAN