Madura United Jajaki Dua Pemain dari PSS Sleman

Bursa Transfer Pemain Liga 1 – PSS Sleman hampir kehilangan dua pilar penting tim. Sebab, dua pemain andalan tim berjuluk Super Elang Jawa itu dikabarkan mengikuti seleksi salah satu tim yang berkompetisi di Liga 1.

Kedua pemain dari klub Liga 2 tersebut yakni Mahadirga Lasut dan Imam Bagus. Dirga dan Imam disebut mengikuti seleksi pemain di klub Madura United.

Manajer Madura United, Haruna Soemitro mengonfirmasi kebenaran hal itu. “Memang betul (Dirga dan Imam mengikuti seleksi di Madura United). Kami memanggil pemain yang memiliki hubungan darah dengan Madura,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa, 21 November 2017.

Kendati masih tahapan seleksi, bergabungnya Dirga dan Imam ke Madura United memiliki peluang besar. Hal ini tak lepas dari kemampuan kedua pemain tersebut dan menjadi pilar penting PSS Sleman di Liga 2 musim lalu.

“Mereka memiliki pengalaman dan penampilan bagus di musim lalu,” kata dia.

Andai Dirga dan Imam merapat ke Madura, ini jadi kerugian bagi publik Sleman. Mengingat, kedua pemain ini menjadi salah satu aktor vital dalam kiprah PSS Sleman di kompetisi Liga 2 musim lalu.

Dirga terbilang piawai berperan sebagai kreator serangan tim dan memiliki keunggulan mengeksekusi bola mati. Tercatat, 13 gol ia lesakkan ke gawang lawan di Liga 2 musim lalu.

Imam pun memiliki kemampuan baik. Ia pernah membela PSMS Medan sebelum bermain untuk PSS musim lalu. Bermain di posisi barisan belakang, Imam memiliki insting menyerang kuat saat bermain bersama PSS Sleman.

Sayang, klub yang dibela kedua pemain itu tak lolos babak 16 besar Liga 2. Di sisi lain, manajemen tim tampak belum terlihat melakukan persiapan mengarungi Liga 2 musim depan.

Salah satu kelompok pendukung PSS, Brigata Curva Sud (BCS) sempat menuntut manajemen tim segera melakukan pembenahan. Salah satunya pengisian jabatan manajer yang sebelumnya diisi Arif Juli Wibowo.

Salah satu nama yang diusulkan mengisi posisi manajer PSS yakni, Baryadi, mantan Manajer Sriwijaya FC. Namun, desakan para pendukung belum di dengar manajemen klub.

“Kami belum diskusi dengan pihak klub dan teman-teman suporter. Kalau usulan tak berhasil, kami belum memiliki pilihan lain untuk mengisi posisi manajer PSS di Liga 2 tahun depan,” ungkap seorang perwakilan BCS Jaguar Tominangi.

sumber: metrotvnews