Beranda Tak Berkategori Sriwijaya FC vs Borneo FC Dihelat di Stadion Haji Agus Salim

Sriwijaya FC vs Borneo FC Dihelat di Stadion Haji Agus Salim

Sriwijaya FC 2018

Skuat Sriwjaya FC dipastikan akan menjamu Borneo FC di Stadion Haji Agus Salim, Padang Sumatera Barat Minggu (29/7/2018).

Hal tersebut berdasarkan surat yang diterima PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen klub Sriwijaya FC dari PT. Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 2018.

Dalam surat bernomor 233/LIB/VII/2017 tersebut, diputuskan jika laga putaran kedua akan digelar di Stadion Haji Agus Salim.

Menurut penuturan Sekretaris PT. SOM Faisal Mursyid, sebelumnya ditetapkan jika Sriwijaya FC akan menjamu Borneo di Stadion PTIK Jakarta.

“Namun, stadion PTIK saat itu ada acara internal, sehingga kita melakukan penjajakan dengan stadion lain,” ujarnya Kamis (26/7/2018).

Ia mengatakan, ada lima stadion yang dijadikan opsi dalam laga itu. Antara lain PTIK Jakarta, Cilegon, Bantul, Malang dan Padang.

“Setelah didiskusikan, akhirnya keputusan yang rasional yang di Padang. Kebetulan Semen Padang sedang away, jadi kita tidak mengganggu,” jelasnya.

Sriwijaya FC menyisakan tiga laga, dua diantaranya merupakan laga kandang, sebelum jeda kompetisi menyambut Asian Games 2018 nanti.

Dua laga kandang tersebut yaitu menjamu Borneo FC Minggu (29/7/2018) dan Madura United Sabtu (11/7/2018).

Namun lantaran Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang sudah disterilisasi karena dipakai untuk perhelatan Sepakbola Wanita di Asian Games 2018 Agustus nanti, maka tim berjuluk Laskar Wong Kito itu tak bisa lagi mrnggunakan stadion tersebut. Sehingga, manajemen memutuskan untuk menggunakan stadion Haji Agus Salim sementara.

Pelatih Rahmad Darmawan pun mengakui, timnya memang harus siap menghadapi beberapa perubahan situasi yang tidak bisa diduga. Terlebih lagi Sriwijaya FC akan bermain tanpa Beto dan Zulfiandi.

Apalagi, kekuatan Sriwijaya FC sebenarnya sudah hilang hampir 50 persen lebih pasca perginya 8 pemain andalan yang dilepas di pekan ke-16 Liga I Indonesia di putaran pertama.

Kondisi inilah yang membuat Sriwijaya FC harus menelan dua kali kekalahan dengan skor 0-3 dari Mitra Kukar dan Arema FC. Kini Sriwijaya FC membutuhkan kemenangan di Liga I Indonesia, setelah Abimanyu dkk menang dengan skor telak 4-0 atas tuan rumah Bangka Selection di babak knock out Copa Indonesia, di Bangka, Rabu (25/7).

“Setelah lawan Bangka, kami akan fokus menghadapi pertandingan lawan Borneo, saya akan melihat lagi kondisi terakhir pemain saya pasca lawan Bangka Selection,” ujar Pelatih Rahmad Darmawan.

Dipastikan, menghadapi Borneo, Sriwijaya FC akan tanpa Alberto Goncalves da Costa, kemudian Zulfiandi.

Khusus untuk Beto, kemungkinan RD akan memasang Manuchekhr Jalilov di lini depan sebagai target men, sebagai pengganti.

Sementara Zulfiandi kemungkinan akan digantikan oleh Yu Hyun Koo ataupun Ichsan Kurniawan. RD masih memiliki Abimanyu.

Sementara di lini depan ada Esteban Vizcarra, Yogi Rahadian dan Rizsky Dwi Ramdhana.

“Kita memiliki waktu sekitar 4 hari ke depan. Namun waktu yang demikian sangat singkat, apalagi kita akan menjalani laga kandang di luar Sumsel. Saya tetap berharap kondisi ini bisa diatasi dan pemain yang ada bisa bermain dengan baik setelah pertandingan lawan Bangka Selection,” jelas RD.

Tanpa Kiper Andalan dan 2 Pemain Asing

Pelatih kiper Borneo FC, Luizinho Passos dihubungi mengatakan bahwa kiper utama Borneo FC Muhammad Ridho dipastikan absen pada laga menghadapi tim berjuluk “Laskar Wong Kito”.

Pasalnya, penjaga gawang asal Pekalongan, Jawa Tengah tersebut tengah fokus dengan Timnas Indonesia untuk laga persiapan Asian Games 2018.

“Kami harus segera menyiapkan pelapis Nadeo, ada dua pilihan kiper muda yakni David dan Gianluca,” jelas Luizinho Passos di Samarinda, Minggu (22/7/2018).

Luizino mengaku akan memilih Gianluca untuk segera bergabung dengan tim Borneo yang saat ini tengah berada di Yogyakarta. Ia mengatakan pertimbangan lebih memilih kiper Gialnluca karena menunjukkan progres yang bagus dan lebih siap untuk laga tandang.

“Gianluca memang masih muda. Tapi dia sudah menunjukkan progres yang bagus selama latihan. Dia juga sudah siap, tinggal bergabung dengan kita pada latihan di Jogja sebelum ke Palembang,” ucap Luizinho seperti dilansir dari antara.

Tim Borneo FC baru saja meraih hasil positif laga kandang menghadapi PS TIRA dengan skor 4-3.

Manajemen Borneo memberikan jatah libur dua hari bagi skuat Borneo usai laga tersebut, dan baru akan menjalani latihan pada Senin (23/7) di Yogyakarta dan kemudian bertolak ke Palembang.

Tolak Permintaan Sriwijaya FC Revisi Ulang Jadwal Pertandingan Sebelumnya, Borneo FC dengan tegas menolak permintaan Sriwijaya FC untuk penjadwalan ulang pertemuan kedua tim. Penolakan ini sekaligus untuk menjawab surat nomor 188/SFC/VII/2018 yang dikirimkan Sriwijaya FC ke PT LIB (Liga Indonesia Baru).

Melalui surat tersebut, Sriwijaya FC meminta laga melawan Borneo FC yang akan dilaksanakan di Stadion Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (29/7) ditunda atau dijadwalkan ulang. Tak hanya itu, manajamen Laskar Wong Kito juga meminta laga tersebut tak dimainkan di stadion Jakabaring.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Borneo FC, Hariansyah dengan tegas menolak permintaan Sriwijaya FC tersebut. Menurut Hariansyah, Pesut Etam keberatan apabila laga melawan Sriwijaya FC ditunda, sebab saat ini timnya sudah melakukan persiapan di Yogyakarta.

“Kita keberatan bila pertandingan Sriwijaya FC vs Borneo FC ini di tunda. Kami sudah siap, kami bahkan dengan sengaja memilih stay di jogja setelah pertandingan melawan PS Tira untuk menghindari faktor kelelahan di jalan,” ungkap Hariansyah.

Apabila laga kontra Sriwijaya FC ditunda, hal ini akan merugikan Borneo FC lantran akan bertanding di Piala Indonesia (2/8) dan menghadapi Mitra Kukar, (6/8).

“Selain itu seperti yang kita ketahui, setelah melawan Sriwijaya FC, kita harus melawan PSAD dan Mitra Kukar dengan durasi waktu yang berdekatan pula. Namun kita siap, kita sudah mengatur program untuk tim sedemikian rupa. Hanya karena Sriwijaya FC tidak siap jangan lalu mengorbankan Borneo FC,” tutur Hariansyah.

Saat ini Borneo FC juga telah mengirimkan balasan surat Sriwijaya FC ke PT LIB. Ia berharap laga melawan Sriwijaya FC tak ada perubahan jadwal. “Mau bertanding dimanapun untuk tanggal 29 Juli ini, insyaallah kita siap,” ujarnya.

sumber: tribunnwes